Your News

11/21/2011 06:27:00 PM
0
Soal :
Bagaimana proses ketika alamat URL diketik dibrowser menuju ke server?
Jawab :


Gambar 1. Blok Diagram URL menuju Server


            Host adalah suatu komputer yang terhubung dengan jaringan yang dalam hal ini adalah Internet. Komputer ini dapat memberikan fasilitas layanan untuk dapat mengakses jaringan yang  terhubung kepadanya. Dalam proses menghubungkannya host membutuhkan aplikasi yang disebut browser untuk mengakses data dalam jaringan. Contoh aplikasi browser yaitu Mozzila Firefox, Safari, Chrome, Opera, AOL dan lain-lain. 

Untuk dapat mengakses file yang berada di network yang lainnya maka dibutuhkan alamat URL. URL adalah universal resource locator dimana pada penggunaan www, penunjukan suatu sumber informasi menggunakan metoda URL ini merupakan konsep penamaan lokasi standar dari suatu file, direktori, komputer, lokasi komputernya dan metoda yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database atau hasil dari perintah finger atau perintah archie atau yang lainnya. Dengan URL ini didefinisikan lokasi dan metode pengaksesan file tersebut. URL HTTP Informasi dapat disertakan secara langsung dalam suatu dokumen sehingga protolok itu sendiri tidak perlu menangani fungsi navigasi/pelacakan seperti protokol gopher dan ftp. Sebuah file yang bernama “index.html” pada server http "www.um.ac.id” misalnya URL-nya:
       http://www.um.ac.id/news/2011/11/633/
            Dengan mengetikan alamat URL maka komputer host akan siap mengakses internet atau server atau server network lainnya. Tidak seluruh komputer yang terhubung pada jaringan Internet ini secara fisik terkoneksi pada satu jaringan. Di lihat dari definisi di atas, jaringan terbentuk dari jaringan-jaringan lain yang membentuk suatu jaringan komputer yang sangat besar. Untuk menghubungkan jaringan-jaringan tersebut dilakukan dengan menggunakan router atau gateway disetiap jaringan.
            Router ini yang menghubungkan suatu jaringan dengan jaringan lain dan juga berfungsi untuk memisahkan paket informasi jaringan tersebut dengan jaringan lainnya. Sehingga paket informasi yang hanya dibutuhkan untuk jaringan itu tidak akan keluar dari jaringan lokal dan begitu pula sebaliknya paket informasi dari luar yang tidak ditujukan untuk komputer yang ada pada jaringan tidak akan diteruskan ke dalam jaringan lokal. Dalam istilah jaringan data gateway merupakan pintu gerbang dari semua jaringan atau network lainnya.
Dengan gateway maka untuk menghubungkan host dengan server lain akan lebih mudah. Sehingga pada saat berada dalam jaringan tinggal mencari IP atau Internet protocol. Cluster server atau lebih dikenal dengan server farm, yaitu sekumpulan komputer server yang terhubung satu sama lain (biasanya ditempatkan dalam satu lokasi), dan dikonfigurasi seolah-olah sebuah sistem tunggal. Server farm dapat memenuhi kebutuhan server dengan kemampauan yang jauh melebihi kemampuan sebuah mesin server.
Ø  Untuk www.google.com dengan IP 74.125.39.104
Ø  Untuk www.um.ac.id dengan IP 222.124.213.125
Ø  Untuk www.rcti.tv dengan IP 202.147.200.138
Ini dilakukan dengan mengefisienkan proses-proses internal, mendistribusikan beban komponen-komponen dalam farm serta mempercepat proses komputasi dengan menggabungkan kecepatan dari banyak server. Server farm mengandalkan perangkat lunak pembagi beban (load-balancing software). Perangkat lunak tersebut memonitor kebutuhan komputasi dari mesin-mesin yang berbeda, melakukan prioritas dan penjadwalan task-task sesuai dengan kebutuhan yang ditentukan oleh penggunanya.
Host akan mengambil data dari server lain atau server farm lain digambarkan dalam blok diagram berikut :


Gambar 2. Komunikasi Host dan Farm Server

Pada terjadi komunikasi data pada network 2, alamat IP yang dikirimkan akan mencari nomor AS, nomor AS (Autonomous System) adalah adalah Sebuah koleksi end-system routers yang di bawah kendali sebuah manajemen atau athority tunggal. Dalam hal ini sebagai contoh adalah www.google.com adalah domain name, yang mempunyai banyak IP yang tergabung dalam satu AS yang dimiliki oleh google. Sehingga dengan mengetahui AS number dan IP tujuan maka data akan mudah dikirimkan kembali data yang direquest oleh host kepada server.


Gambar 3. Perjalanan Data IP menuju AS destination

Contoh routing table yang digunakan oleh server untuk mencatat seluruh alamat IP, sehingga AS pada network harus mempunyai routing table untuk memudahkan komunikasi data dalam jaringan. Contoh routing table, sebagai berikut :


Gambar 4. Routing Table pada Server


0 comments:

Poskan Komentar